Langsung ke konten utama

Postingan

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PSB PP AL IMDAD 2018/2019 GEL II

Postingan terbaru

Prosedur Daftar Ulang Santri Baru 2018/2019

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PSB PP AL IMDAD 2018/2019

Formulir Online Al-Imdad 2018

Pemuda yang Santri

“Beri aku sepuluh orang tua,niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh penuda, niscaya akan ku goncang dunia.” Ungkapan Bung Karno tersebut telah lama menjadi pemantik kobaran semangat bagi para pemuda dan pemudi pertiwi. Ungkapan tersebut mengandung makna yang dalam bahwa di tangan pemuda-lah dunia ini bisa berkembang. Dengan semangat pemuda-lah negeri ini maju. Dan dengan kekuatan pemuda-lah pertiwi bangkit. Masa muda, kata sebagian orang, adalah masa pencarian jati diri yang kerap ditingkahi perilaku dan sikap labil. Namun, di sisi lain, justru ada banyak hadits nabi yang mengungkapkan tentang kehebatan-kehebatan pemuda. Misalnya saja hadits “Syubbanulyaum rijalul ghod”. Dalam hadits tersebut, dengan jelas Nabi Muhammad menyebutkan bahwa seorang pemuda kelak akan menjadi pemimpin. Namun demikian, sekarang yang menjadi tantangan adalah bagaimana menjadi seorang pemuda yang tak hanya cerdas dalam intelektual namun juga secara spititual. Karena cerdas intelektual saja t…

Pluralisme versus Radikalisme

Indonesia merupakan negara kepulauan yang meliputi beragam ras, suku, budaya, dan agama. Adanya keragaman tersebut memberikan warna tersendiri yang dengannya sedikit banyak menentukan corak dan karakteristik bangsa Indonesia. Realita kemajemukan ini mau tidak mau harus diterima dengan penuh kesadaran sebagai bagian dari sunnatullah. Sehingga, pluralisme sebagai suatu sistem nilai yang memandang keberagaman atau kemajemukan secara positif sekaligus optimis dan berupaya untuk berbuat sebaik mungkin berdasarkan kenyataan, kiranya dapat menjadi solusi yang lebih relevan dan urgen atas adanya kemajemukan itu sendiri. Pluralisme sebagai solusi terhadap adanya keberagaman, sering kali disandingkan dengan paham radikalisme. Penyandingan ini dilandasi atas dasar keterbalikan makna sekaligus sikap antara pluralisme dan radikalisme. Adanya kasus-kasus kekerasan atas nama agama dan pemahaman keagamaan yang sangat menusuk rasa kemanusiaan setidaknya menjadi contoh kongkritnya. Dalam semua tragedi t…

PUASA DAN BEBERAPA HIKMAHNYA

Secara khusus, puasa sudah sangat familiar bagi muslim Indonesia. Ia adalah satu dari sekian ibadah yang diajarkan dalam agama Islam yang rahmatan li al-‘aalamiin. Namun demikian, pada hakikatnya puasa ini tidak hanya ada dalam tradisi keagamaan Islam saja. Beberapa agama lain juga mengajarkan umatnya untuk melaksanakan ibadah ini, meskipun dengan beberapa perbedaan dalam tata laksananya. Dalam bahasa Sansekerta, puasa berasal dari dua kata, yaitu: upa dan wasa. Upa, semaca perfiks yang berarti dekat dan wasa yang berarti Yang Maha Kuasa. Jadi, upawasa atau yang kemudian pengucapannya berubah menjadi puasa, adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam agama Islam, puasa dilaksanakan dari sejak fajar terbit di ufuk timur, dan berakhir saat matahari terbenam di belahan bumi bagian barat.  Di sepanjang waktu itu, orang yang berpuasa dilarang untuk melakukan berbagai perbuatan yang dapat membatalkan puasanya, seperti makan, minum, jimak dan lain sebagainya. Orang yang b…